Moving average adalah rata-rata yang diperbarui ketika data harga baru masuk. Garis ini membantu merangkum arah harga selama sejumlah periode. Karena memakai data yang sudah terjadi, responsnya memiliki jeda.
Periode mengikuti timeframe
MA 20 pada grafik lima menit merangkum 20 candle lima menit. MA 20 pada grafik harian memakai 20 candle harian. Angka yang sama tidak berarti rentang waktu yang sama.
Dalam contoh SMA tiga periode, penutupan Rp100, Rp110, dan Rp120 menghasilkan rata-rata Rp110. Jika harga berikutnya Rp130, jendela bergeser menjadi Rp110, Rp120, dan Rp130 sehingga rata-rata menjadi Rp120.
Panjang periode mengubah respons
Periode lebih pendek umumnya lebih cepat mengikuti perubahan harga, tetapi dapat lebih sering berubah arah. Periode lebih panjang menghaluskan lebih banyak gerakan dan menambah keterlambatan respons. Pemilihan periode perlu mengikuti tujuan pengamatan, bukan hasil satu grafik yang kebetulan menarik.
Definisi rata-rata sederhana tersedia pada panduan SMA Fidelity. Jenis rata-rata lain dapat memberi bobot berbeda pada data terbaru.
Baca bersama posisi harga
Harga di atas MA memberi informasi mengenai posisinya terhadap rata-rata tersebut. Itu belum memastikan harga berikutnya naik. Pada kondisi mendatar, harga dapat berulang kali melintasi garis tanpa membentuk gerakan panjang.
Radar Saham menggunakan beberapa jenis rata-rata pada fitur yang berbeda. Jangan menganggap EMA20/50 pada analisis saham sama dengan pasangan SMA9/26 pada strategi MA Cross.
Saat membuat catatan, tuliskan jenis rata-rata, periode, timeframe, dan waktu candle. Lanjutkan dengan perbedaan SMA dan EMA serta MA Cross untuk membaca perbandingan dua garis.
Contoh angka bersifat hipotetis. Data pasar dapat tertunda. Indikator, skor, dan level simulasi tidak menjamin hasil transaksi.
Praktikkan cara membaca hasil screening
Periksa waktu data, detail indikator, dan alasan setup pada dashboard Radar Saham.
Masuk / DaftarLihat informasi paket →